MLS Menjadi Klub Terakhir Para Pemain Top Ini Sebelum Pensiun

MLS Menjadi Klub Terakhir Para Pemain Top Ini Sebelum Pensiun :

Steven Gerrard

Steven Gerrard

Setelah 17 musim bersama Liverpool, Steven Gerrard memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Amerika Serikat. Gerrard secara resmi menandatangani kontrak 18 bulan dengan LA Galaxy pada 7 Januari 2015.

Membela LA Galaxy hingga 24 November 2016, Steven Gerrard mencetak lima gol dalam 38 pertandingan di semua kompetisi. Dia akhirnya mengumumkan bahwa dia gantung sepatu di negara Paman Sam pada akhir 2016.

Pria yang kini berusia 38 tahun itu melanjutkan karier MLS di Amerika Serikat pada musim panas 2014 dengan bergabung dengan Orlando City. Namun, Kaká langsung dipinjamkan ke Sao Paolo karena Orlando City belum resmi terbentuk dan tidak ikut MLS.

Kaká akhirnya resmi bergabung dengan Orlando pada awal 2015. Membela Orlando City dari 2015 hingga 2017, eks gelandang timnas Brasil itu mencetak 25 gol dalam 78 pertandingan di semua kompetisi.

Ricardo Kaká akhirnya gantung sepatu di penghujung 2017, bahkan tanpa mempersembahkan trofi juara untuk Orlando City.

Setelah memenangkan tujuh trofi selama empat musim membela Juventus, Andrea Pirlo berangkat ke New York City FC pada 6 Juli 2015. Saat itu, Pirlo satu tim bersama Frank Lampard dan David Villa di New York City.

Memperkuat New York City FC selama 2,5 tahun, Andrea Pirlo hanya mencetak satu gol dari 62 penampilan. Ia akhirnya gantung sepatu di Negeri Paman Sam pada akhir musim 2017 lalu.

Eks gelandang Jerman itu tampak kurang meyakinkan selama dua musim bersama Manchester United. Bastian Schweinsteiger akhirnya diserahkan MU kepada klub MLS Chicago Fire pada 21 Maret 2017.

Ia juga membela Chicago Fire selama tiga tahun, dari 2017 hingga 2019. Bersama Chicago, Schweinsteiger mengoleksi delapan gol dan 11 assist dalam 92 penampilan. Bastian Schweinsteiger akhirnya pensiun pada Oktober 2019, tak mampu menyerahkan satu gelar pun.

Pesepakbola top Eropa lainnya yang gantung sepatu di Amerika Serikat adalah Didier Drogba. Legenda tim nasional Pantai Gading dan Chelsea pertama kali merasakan karir MLS-nya pada tahun 2015.

Saat itu, Drogba memperkuat Montreal Impact dari Juli 2015 hingga Oktober 2016. Bersama Montreal, Drogba mencetak 23 gol dalam 41 pertandingan di semua kompetisi.

Didier Drogba tidak hanya menjajal MLS, tapi juga menjajal kemampuannya di kompetisi lain di Amerika Serikat, yakni United Soccer League. Drogba bergabung dengan Phoenix Rising dari 2017 hingga 2018.

Ia pun berhasil menambah 17 gol dalam 26 penampilan di semua kompetisi. Hingga akhirnya pada November 2018, Drogba mengumumkan akan mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*