Balas Ingatkan soal Internet Ladang Dosa Ketika Kartika Putri Disindir Oleh Netizen

Kartika Putri

Kartika Putri

Balas Ingatkan soal Internet Ladang Dosa Ketika Kartika Putri Disindir Oleh Netizen : Kartika Putri belakangan ini menjadi sorotan netizen. Netizen menuduh dirinya sebagai selebritas yang merusak syuting acara Boy William.

Sebelumnya, Boy William dikabarkan telah menumpahkan rasa frustrasinya pada seorang selebriti di Instagram Stories. Pasalnya syuting Nebeng Boy terpaksa dihentikan di tengah jalan karena bintang tamunya tidak menyukai pertanyaan Boy William. Netizen menuding seleb tersebut sebagai Kartika Putri.

Kartika Putri membantahnya. Ia pun mengingatkan agar netizen jangan asal menuduh dan menunggu kejelasan beritanya.

Intinya pesan agar semua netizen belajar bersabar. Kalau ada yang heboh bukan hanya kasus saya, semua kasus usahakan warganet yang bijak. Tunggu kejelasan yang paling jelas. Jangan sampai jadi medan dosa buat semua, “kata Kartika Putri saat ditemui usai mengisi Deddy’s Corner di Trans TV, Kamis (25/2/2021).

Kartika Putri pun menyinggung artikel yang diupload Ridwan Kamil. Mengenai pengguna Internet Indonesia yang menurut survei bukan pengguna Internet yang baik di Asia Tenggara.

Melihat fakta tersebut, Kartika Putri kembali meminta netizen untuk lebih bijak. Lebih baik lagi, lakukan pemeriksaan diri sebelum mengomentari kabar buruk itu lagi.

“Malu dengan postingan Kang Emil tentang netizen Indonesia yang kurang jago di Asia Tenggara. Itu jadi introspeksi semua netizen kalau ada kabar buruk, bersabarlah tunggu kejelasan yang lebih jelas. Jangan main-main dengan media. Tempat untuk mengintimidasi, fitnah dan tempat berbuat jahat “, pungkasnya.

Mempertanyakan tudingan netizen, Kartika Putri membenarkan bahwa bukan Boy William yang dimaksudnya.

“Bukan karena bukan aku, orangku hari itu tidak ada janji dengan Boy William. Bukan aku sebenarnya,” jawab Kartika Putri saat ditemui di berbagai kesempatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*