Bisa Bawa Anak-anak Terbang saat PPKM Rachel Vennya Jelaskan

Bisa Bawa Anak-anak Terbang saat PPKM Rachel Vennya Jelaskan : Setelah kembali dari Amerika Serikat dan tidak menjalani karantina, Rachel Vennya membawa anak-anaknya dalam perjalanan pesawat ke Bali. Menurut aturan, itu dilarang.

Rachel Vennya diketahui memiliki dua anak, keduanya berusia di bawah 12 tahun. Peraturan pemerintah menyatakan bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang naik pesawat.

Tapi Rachel Vennya punya alasan agar anak-anaknya bisa terbang ke Bali bersama mereka. Dia membantah melakukan kecurangan dalam hal ini.

Rachel Vennya mengatakan izin anak-anaknya untuk menggunakan jasa penerbangan karena mendapat surat tugas dari biro perjalanan yang bekerja sama dengannya.

“Saya memang pernah kerjasama dengan travel agent untuk YouTube, dimana saya membawa seluruh keluarga saya. Di sana saya membawa surat tugas dari travel agent untuk izin terbang bersama anak-anak saya dan sudah disepakati dengan pihak maskapai,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya. saluran dari YouTube, Boy William.

“Jadi kalau kita mau terbang dan membawa surat tugas dari perusahaan mana pun kita bekerja, diperbolehkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rachel Vennya mengaku tidak melakukan karantina mandiri sesuai aturan yang ada. Ia juga mengaku tidak menjalani karantina di Wisma Atlet.

“Saya pulang dari Amerika pada 16 September ke sini pada 17 September. Seharusnya saya di karantina dari 17 hingga 25 September, jadi pada sore tanggal 25 saya pergi ke Bali. Jadi jika Anda mengatakan saya melarikan diri untuk merayakan ulang tahun saya. di Bali itu tidak benar,” jelas Rachel Vennya.

“Tapi yang jelas saya tidak melewati karantina di Wisma Atlet, ya saya tidak bermalam di Wisma Atlet,” tegasnya lagi.

Rachel Vennya akhirnya mengakui bahwa apa yang dilakukannya itu salah dan tidak patut ditiru. Juga bukan ciri khasnya sebagai orang terkenal di Indonesia.

“Saya tidak merasa bahwa apa yang saya miliki adalah suatu keistimewaan, sehingga sebagai pribadi saya salah, saya lalai dalam memenuhi kewajiban saya sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*