Lihat Bencana Banjir NTT Membuat Marion Jola Tak Bisa Tidur

Lihat Bencana Banjir NTT Membuat Marion Jola Tak Bisa Tidur :

Marion Jola

Marion Jola

Penyanyi Marion Jola sedih melihat tanah airnya, Nusa Tenggara Timur, dilanda bencana. Perempuan Kupang tidak bisa tidur setelah melihat laporan banjir di NTT.

Dalam feed Instagram-nya, Marion Jola juga mengumandangkan #prayforNTT. Ia pun memberikan pesan kepada seluruh keluarganya di NTT.

“Jujur saya tidak bisa tidur karena teringat tanah air yang terkena musibah. Agar waspada semuanya, jangan lupa ikuti petunjuk Siaga Bencana yang sudah disalurkan pemerintah, jaga keselamatan. seluruh keluarga di NTT., Selasa (6/4/2021).

“Tolong doakan dan semangat saudara-saudara saya di NTT #PrayforNTT,” imbuhnya.

Marion Jola memberikan donasi untuk “Solidaritas Darurat Bencana Bantu Korban Bencana NTT”. Donasi tersebut dilakukan oleh Marion Jola di Kitabisa.com.

“Emergency Disaster! Beberapa bantuan yang bisa saya dan tim @kitabisacom berikan adalah mengajak teman-teman berdonasi untuk membantu masyarakat NTT yang terkena bencana alam,” tulis Marion Jola.

Berada jauh dari saudara-saudaranya yang terdampak bencana di NTT, Marion Jola terus memantau, mendorong, dan mengupdate berita-berita terkini di NTT melalui Instagram miliknya.

“Mama Ayah sekalian, semoga kalian baik-baik saja. Ketong mengirimkan doa dari jauh dan berusaha membantu kalian semua dari sini semaksimal mungkin. Bersemangatlah, semoga Tuhan menjaga kita semua,” tulis Marion Jola.

Ia juga melaporkan kondisi Kupang yang padam. Marion Jola meminta tidak panik jika ada teman dan keluarga di Kupang yang sulit dihubungi.

“Jadi tolong jangan khawatir teman-teman jika kerabat di dalam dan sekitar Kupang susah dihubungi, karena listrik di sekitar Kupang masih mati. Tetap semangat,” kata Marion Jola memberikan informasi tentang pemadaman di Kupang, NTT.

Banjir NTT bermula dari hujan yang disertai angin kencang. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Raditya Jati mengatakan, berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (4/5/2021), pukul 23.00 WIB, sebanyak 128 orang tewas dalam kondisi cuaca ekstrim. banyak terjadi di wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49 dan Alor 12. Jumlah korban hilang mencapai 72 orang, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23 dan Lembata 21.

Pengungsian warga tersebut tersebar di lima kabupaten di Provinsi NTT, terbesar di Kabupaten Sumba Timur dengan 7.212 jiwa atau 1.803 KK, Lembata 958 jiwa, Rote Ndao 672 jiwa atau 153 KK, Sumba Barat 284 jiwa atau 63 KK, dan Flores Timur dengan 256 orang.

Badai tropis ini berdampak pada delapan kabupaten dan kota administratif di NTT, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, dan Alor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*