Minta Uangnya Dikembalikan Korban Penipuan Anak Nia Daniaty Buka Pintu Mediasi

Minta Uangnya Dikembalikan Korban Penipuan Anak Nia Daniaty Buka Pintu Mediasi : Agustín, salah satu korban kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat oleh putri Nia Daniaty, Olivia Nathania, membuka pintu mediasi. Agustín menegaskan masih tertarik untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.

Agustin saat ditemui di kawasan Cilandak Barat Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021) meminta Olivia Nathania mengembalikan uang korban kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat.

“Kami telah membuka saluran yang luas untuk mediasi keluarga. Saya meminta bantuan Anda untuk mengembalikan uang kami, teman-teman kami,” kata Agustín.

Agustín melanjutkan, uang yang diserahkan sebagian korban merupakan hasil kerja keras mereka.

Agustín memperingatkan Olivia untuk mengembalikan uang itu. Mantan guru SMA Olivia meminta agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

“Terus terang uang kerja keras kami. Susah cari uang di masa pandemi, banyak yang tidak punya rumah, motor, ada yang jual sawah,” kata Agustín.

“Tolong kembalikan semua uang kami agar dimulai dengan baik dan berakhir dengan baik,” lanjut Agustín.

Selain itu, Agustín juga merujuk pada laporan salah satu korban dugaan penggelapan dan penggelapan uang Olivia Nathania. Laporan tersebut tidak dikirim langsung oleh pelapor, Kasnu tanpa adanya komunikasi apapun.

Agustín mengaku, sebelum Kasnu melaporkan, bahwa sebagai korban mereka telah mencoba menghubungi Olivia Nathania.

Sebelumnya, Olivia Nathania terus menanggapi komunikasi Agustín. Namun hingga beberapa saat kemudian Olivia tidak lagi membalas pesan Agustín.

“Bahwa kami tidak segera melaporkannya, semuanya berproses,” kata Agustín.

“Kami kenal Nia dengan baik. Sebelumnya kami masih bisa berkomunikasi dengan Olivia, saya bertanya padanya, kami duduk bersama. Tapi dia tidak menjawab, dia hanya berjanji ‘ya besok’. Akhirnya saya sampai ke Nia,” sambungnya.

Sebelumnya, Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar, didakwa atas kasus penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat. Olivia memberikan imbauan bantuan menjadi PNS kepada 225. Total kerugian korban mencapai Rp 9,7 miliar.

Laporan tersebut kini terdaftar dengan nomor laporan STTLP/B/4728/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 23 September 2021.

Olivia Nathania dan suaminya dilaporkan atas dugaan pelanggaran pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP dan/atau 263 KUHP terkait penipuan, penggelapan dan pemalsuan dokumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*